Jumat, 27 Januari 2017

PENGERTIAN DAN PEMBAGIAN SENI RUPA




              1.       PENGERTIAN SENI RUPA

Seni merupakan salah satu pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan karya yang dapat menyentuh jiwa spiritual manusia. Karya seni merupakan suatu wujud ekspresi yang bernilai dan dapat dirasakan secara visual maupun audio. Seni terdiri dari musik, tari, rupa, dan drama/sastra. Seni rupa merupakan ekspresi yang diungkapkan secara visual dan terwujud nyata (rupa).
Seni rupa adalah hasil pemikiran seseorang yang diwujudkan ke benda dua dimensi dan tiga dimensi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Seni rupa modern terbagi atas dua kelompok besar yaitu seni murni dan seni terapan. Seni terapan terdiri dari desain dan kriya. Desain dan Kriya bertujuan untuk mengisi kebutuhan masyarakat akan bidang estetis terapan.

                   2.              PEMBAGIAN SENI RUPA

     A. SENI MURNI (FINE ART)
Seni rupa murni lebih mengkhususkan diri pada proses penciptaan karya seninya dilandasi oleh tujuan untuk memenuhi kebutuhan akan kepuasan batin senimannya. Seni murni diciptakan berdasarkan kreativitas dan ekspresi yang sangat pribadi (lukis, patung, grafis, keramik). Namun dalam hal tertentu, karya seni rupa murni itu dapat pula diperjualbelikan atau memiliki fungsi sebagai benda pajangan dalam sebuah ruang.
Seni murni termasuk pada karya yang dibuat oleh seniman melalui keinginan pribadinya untuk berkarya, untuk mengungkapkan imajinasinya, kreativitasnya dan ekspresinya tanpa ada paksaan atau permintaan dari orang lain.
a.    SENI LUKIS
Seni lukis salah satu jenis seni murni berwujud dua dimensi pada umumnya dibuat di atas kain kanvas berpigura dengan bahan cat minyak, cat akrilik, atau bahan lainnya.
Gambar Seni Lukis

          b)        SENI PATUNG
Seni patung merupakan seni murni yang karyanya berwujud tiga dimensi, biasanya dilakukan dengan teknik memahat, dan cetakan (modeling). Patung dapat dibuat dari bahan batu alam, kayu, atau bahan-bahan industri seperti logam,serat gelas, dan lain-lain. Karya patung yang besar biasanya disebut monumental.

Gambar patung

c)         SENI GRAFIS
Seni Grafis merupakan seni murni dua dimensi dikerjakan dengan teknik cetak atau menggunakan system cetak. Teknik-teknik dalam pengerjaan sen grafis ada empat macam yaitu:
1)  Cetak Tinggi ( Relief Print ) : wood cut print, wood engraving print, lino cut print, kolase print ;
2)  Cetak Dalam ( Intaglio Print ) : dry point, etsa, mizotint,sugartint ;
3)  Cetak Datar ( Planografi)
4) Cetak Saring (Serigrafi) Cetak saring atau sablon atau screen printing merupakan bagian dari ilmu grafika yang bersifat praktis. Cetak saring dapat diartikan kegiatan cetak mencetak dengan menggunakan kain gasa/kasa yang biasa disebut screen.
Gambar seni grafis cetak tinggi
       
d)        KERAMIK SENI
Seni keramik termasuk seni murni tiga dimensi sebagai karya bebas yang tidak terikat pada bentuk fungsionalnya.
gambar keramik seni
      
e)        KRIYA SENI
Karya seni tiga dimensi yang terbuat dari kayu, tekstil, keramik, serat alam dan sebagainya di buat berdasarkan ekspresi senimannya.
Gambar kriya seni
       
B. SENI TERAPAN (APPLIED ART)
      I.              DESAIN.
Di zaman modern segala benda dan bangunan yang dibutuhkan manusia, umumnya merupakan karya desain, baik dengan pendekatan estetis, maupun pendekatan fungsional. Istilah desain mengalami perluasan makna, yaitu sebagai kegiatan manusia yang berupaya untuk  memecahkan masalah kebutuhan fisik. Berbeda dengan karya seni murni, desain merupakan suatu aktivitas yang bertitik tolak dari unsur-unsur obyektif dalam mengekspresikan gagasan visualnya. Unsur-unsur obyektif suatu karya desain adalah adanya unsure rekayasa (teknologi), estetika (gaya visual), prinsip sains (fisika), pasar (kebutuhan masyarakat), produksi (industri), bahan (sumber daya alam), budaya (Sikap, mentalitas, aturan, gaya hidup), dan lingkungan (social). Unsur objektif yang menjadi pilar sebuah karya desain dapat berubah tergantung jenis desain dan pendekatan.
Cabang-cabang desain yang kita kenal antara lain ada di bawah ini:
1)        Desain produk
Desain produk adalah cabang seni rupa yang berupaya untuk memecahkan persoalan kebutuhan masyarakat akan peralatan dan benda sehari-hari untuk menunjang kegiatannya, seperti : mebel, alat rumah tangga, alat transportasi, alat tulis, alat makan, alat kedokteran, perhiasan, pakaian, sepatu, pengatur waktu, alat kebersihan, cindera mata, kerajinan, mainan anak, bahkan perkakas pertukangan.
   
Gambar desain produk
2)        Desain eksterior
Desain eksterior adalah cabang seni rupa yang berupaya untuk memecahkan persoalan kebutuhan masyarakat akan keindahan diluar ruangan,atau sering di sebut pertamanan, seperti taman rumah, taman hotel, gazebo, taman atap, taman kota dan sebagainya.
Gambar Desain taman
3)        Desain interior
Desain Interior adalah suatu cabang seni rupa yang berupaya untuk memecahkan kebutuhan akan ruang yang nyaman dan indah dalam sebuah hunian, seperti ruang hotel, rumah tinggal, bank, museum, restoran, kantor,pusat hiburan, rumah sakit, sekolah, bahkan ruang dapur dan kafe.
   
Gambar desain interior

4)        Desain komunikasi visual/ desain grafis
Desain grafis adalah bagian dari seni rupa yang berupaya untuk memecahkan kebutuhan masyarakat akan komunikasi rupa yang dicetak, seperti poster, brosur, undangan, majalah, surat kabar, logo perusahan, kemasan, buku, dan bahkan juga cerita bergambar (komik), ilustrasi, dan karikatur, Desain grafis kemudian mengalami perkembangan sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Kini cabang seni rupa ini dikenal dengan nama desain komunikasi visual dengan penambahan cakupannya meliputi multimedia dan fotografi.
Gambar Desain Komunikasi Visual
 

5)        Desain arsitektur
Terdapat dua pandangan yang berbeda terhadap dunia arsitektur. Yakni, pandangan yang menempatkan arsitektur sebagai bidang keahlian teknik (keinsinyuran) dan pandangan yang menempatkan arsitektur sebagai bagian dari seni. Secara umum, desain asitektur adalah suatu kegiatan yang berupaya untuk memecahkan akan kebutuhan hunian masyarakat yang indah dan nyaman. Seperti rumah tinggal, perkantoran, sarana relaksasi, stadion olah raga, rumah sakit, tempat ibadah, bangunan umum, hingga bangunan industri.

Gambar Desain Arsitektur

    II.              KRIYA
Seni Kriya adalah semua hasil karya manusia yang memerlukan keahlian khusus yang berkaitan dengan tangan sehingga seni kriya sering juga disebut kerajinan tangan. Seni kriya dihasilkan melalui keahlian manusia dalam mengolah bahan mentah. Seni kriya dapat dikelompokan berdasar tujuan penciptaan atau penggunaannya menjadi kriya mempunyai fungsi : praktis, estetis, dan simbolis (religius). Kata ‘kriya’ pada zaman dahulu kemungkinan diadopsi dari bahasa Sanskerta ke dalam bahasa Jawa yang berarti kerja.
Kata ‘kriya’ dalam bahasa Indonesia berarti pekerjaan (kerajinan tangan). Di dalam bahasa Inggris disebut craft yang mengandung arti: energi atau kekuatan, arti lain suatu ketrampilan mengerjakan atau membuat sesuatu. Istilah itu diartikan sebagai keterampilan yang dikaitkan dengan profesi seperti yang terlihat dalam craftsworker (pengrajin). Pada kenyataannya seni kriya sering dimaksudkan sebagai karya yang dihasilkan karena skill atau ketrampilan seseorang; sebagaimana diketahui bahwa semua kerja dan ekspresi seni membutuhkan ketrampilan.


1.         Kriya tekstil, batik, dan tenun
Istilah tekstil dewasa ini sangat luas dan mencakup berbagai jenis kain yang dibuat dengan cara ditenun, diikat, dipres dan berbagai cara lain yang dikenal dalam pembuatan kain. Kain umumnya dibuat dari serat yang dipilin atau dipintal guna menghasilkan benang panjang untuk ditenun atau dirajut sehingga menghasilkan kain sebagai barang jadi. Ketebalan atau jumlah serat, kadar pilihan, tekstur kain, variasi dalam tenunan dan rajutan, merupakan faktor yang mempangaruhi terciptanya aneka kain yang tak terhitung macamnya.
Secara keteknikan, membatik adalah suatu cara penerapan corak di atas permukaan kain dengan canting/cap melalui proses tutup celup dan atau colet dengan lilin batik sebagai perintang pewarnaan.
Pertenunan adalah persilangan antara dua benang yang terjalin saling tegak lurus satu sama lainnya, yang disebut benang lusi dan benang pakan, yang akhirnya menghasilkan lembaran kain.
Gambar Kriya Batik/ Tekstil

              Untuk memahami proses pembuatan kriya batik. perhatikan video batik berikut ini:
             
2.         Kriya kulit
Dalam sejarahnya penggunaan kulit binatang sebagai bahan kerajinan, sudah digunakan sejak dahulu oleh nenek moyang kita, namun belum ditemukannya sumber yang pasti mengenai sejak kapan kulit dijadikan barang kerajinan, Pada zaman sekarang kegunaan kulit boleh dikatakan sudah tidak asing lagi untuk kebutuhan sehari-hari seperti dibuat sepatu, tas, jaket dan barang untuk hiasan souvenir ikat pinggang, dompet, tas, sepatu sandal dan lain sebagainya.
Gambar Kriya Kulit
3.         Kriya logam
Logam adalah bahan-bahan yang terdiri atas perak, emas, tembaga, perunggu dan sebagainya. Logam ini pun sudah sejak lama dijadikan produk kerajinan di tengah masyarakat. Ada beberapa nama bahan logam yang kekerasannya juga bertingkat, yaitu: aluminium, besi, baja, tembaga, perunggu, kuningan, nikel, emas, perak dan platina. Bahan-bahan ini dalam pembentukannya dapat langsung ditekuk, dikenteng, disambung dengan las maupun harus dicairkan untuk keperluan teknik cor.
Bahan logam tahan sangat lama, misalnya perunggu, tembaga, kuningan, perak dan emas yaitu jenis logam yang anti karat, sehingga karya-karya dengan bahan ini dapat tahan berabad-abad dan tidak rusak. Di Indonesia hal ini telah dibuktikan oleh peninggalan seni rupa jaman pra Hindu, jaman Hindu, Budha dan Islam berupa patung, relief, alat upacara dan perhiasan. Dalam perkembangannya sekarang banyak jenis logam diaplikasikan dengan produk jenis kayu seperti furniture, craft/kerajinan, asesoris dan lain sebagainya.
Gambar Kriya Logam
4.         Kriya kayu
Dalam sejarahnya penggunaan kayu sebagai bahan kerajinan sudah sangat digunakan oleh masyarakat, produk kayu merupakan hal yang lumrah untuk kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti: meja, kursi, lemari, Rak TV, bofet, Meja rias, Bed/ tempat tidur, Kap lampu dan sebagainya.
Gambar Kriya Kayu

5.         Kriya keramik
Keramik merupakan produk kerajinan tertua yang tercatat dalam peradaban dan kebudayaan manusia. Keramik, dengan perjalanan waktu terus berkembang menjadi material yang sangat penting hingga masa sekarang ini. Mendengar kata keramik biasanya masyarakat akan mengartikannya secara terbatas pada barang-barang gerabah seperti periuk, belanga, kendi, dan sebagainya, padahal barang-barang tersebut merupakan produk dari keramik tradisional yang ruang lingkupnya masih sangat terbatas. Namun barangkali ada yang sedikit mengalami kebingungan manakala mendengar istilah gerabah, pottery, terracota, tile, greenware, stoneware, porselin, dan sebagainya.
Dalam keramik tradisional, tanah liat berfungsi sebagai bahan pembentuk plastis. Semua benda keramik yang dibuat dari mineral silikat dapat dikategorikan sebagai keramik tradisional misalnya: tungku gerabah, tempayan, dan pottery, tableware, whiteware, barang-barang porselin, patung, benda saniter, semen, dan ubin lain-lain. Dengan kata lain keramik tradisional adalah keramik berbasis silikat. Sedangkan keramik maju/modern tidak dibuat dari bahan tanah liat atau material yang berbasis pada silikat, tetapi dibuat dari paduan senyawaan oksida tertentu dan biasanya dihasilkan material sintetis yang tidak ada di alam.
Proses pembuatannya harus dijaga pada kondisi tertentu dan dikontrol sangat ketat. Keramik modern tersebar luas pada berbagai aplikasi misalnya biokeramik, superkonduktor, katalis, refraktori, optik, dan lain-lain. Keramik modern dapat dipandang sebagai kelompok besar advance material, yang dapat dibagi menjadi keramik, logam, polimer, komposit, dan material elektronik.
Gambar Kriya Keramik   
6.         Kriya anyaman rotan, bambu, serat alam
Anyaman sudah sejak lama berkembang di Indonesia. Sudah jadi tradisi dan turun temurun, hanya saja pengerjaannya masih banyak yang dikerjakan secara manual. Baik itu dari rotan, bambu dan serat alam seperti: kursi, keranjang, tas, topi, dan sebagainya.
Gambar Kriya Anyam


                      Setelah membaca artikel ini, silahkan coba kamu diskusikan dengan teman-temanmu, apakah                         perbedaan dari seni keramik dan kriya keramik? 



3 komentar: